Rabu, 27 Oktober 2010

ISLAM AGAMA KAFIR ( PENYEMBAH BERHALA )

Pemutihan berhala oleh muhammad

Sebagian besar ibadah islam berasal dari tradisi penyembahan berhala
dan sedikit diambil dari tradisi Yahudi.

Sebetulnya sebelum Muhammad menyebarkan agama Islam, nama Allah sudah
dikenal oleh bangsa Arab bersama-sama dengan berhala-berhala mereka
yang lainnya yang pusatnya ada di Kaabah Mekkah. Adalah merupakan
fakta sejarah bahwa Kaabah sudah lama ada sebagai tempat penyembahan
bangsa Arab kepada banyak berhala, jauh sebelum Muhammad lahir.
Ibadah haji telah ada jauh sebelum Muhammad ada. Muhammad tidak
menciptakan haji, hanya mengubah dan meng-islam-kannya saja.

Racun kalau diganti dengan nama apapun juga, tetap aja mematikan dan
berbahaya bagi manusia. Mengubah nama racun menjadi apel bukan
berarti merubah kadar toxin pada racun, bukankah begitu Saudara/i-ku
sekalian?

Ibadah haji yang lama juga dilakukan dengan mengelilingi Kaabah
sebagai penyembahan kepada berhala-berhala, dimana para pria
berkeliling Kaabah dengan telanjang bulat dan berteriak-teriak. Namun
setelah Muhammad berhasil menguasai Mekkah, tradisi haji tetap
diteruskan, hanya saja tidak lagi telanjang bulat, tapi tetap
telanjang juga didalam (tanpa celana dalam ataupun kutang) namun
ditutupi dengan selembar kain ihram.

Karena Kaabah sudah ada sebelum Islam dan sebelum Muhammad menjadi
nabi, maka bukan aneh pada awal zaman Muhammad berkuasa kaum Muslim
dan kaum penyembah berhala sama-sama beribadah ke Kaabah!

Seperti dikatakan diatas, ibadah haji sebelum Muhammad sudah
merupakan ritual penyembahan kepada berhala-berhala yang patung-
patungnya banyak terdapat di Kaabah. Allah hanyalah merupakan salah
satu sembahan dari sekian banyak sembahan mereka. Namun ketika
Muhammad berhasil menguasai Mekkah dari suku Quraisy, maka barulah
dia membersihkan Kaabah dari patung-patung berhala, dan menyatakan
bahwa Allah adalah merupakan sembahan Islam yang maha Esa. Namun dia
tetap meninggalkan inti Kaabah, yaitu Sang Batu Hitam. Dan tetap
membuat Kaabah Mekkah menjadi pusat penyembahan bangsa Arab dan
kemudian Islam.

Sungguh sulit saya pahami bahwa Islam yang katanya agama tauhid
menyembah Allah yang Esa, mempunyai tempat kiblat yang tadinya
merupakan sarang berhala-berhala. Patung-patungnya dibuang tapi kubus
hitam itu plus bendanya yang paling utama, yang bernama Al hajarul
aswad, tetap ada disana sampai
sekarang, masih tetap disujud oleh seluruh penganut Islam diseluruh
dunia. Penganut agama Allah yang Maha Esa masih tetap berkiblat dan
sujud kepada batu hitam peninggalan berhala kaum Quraisy! Katanya itu
hanya lambang, tapi lambang itu asalnya dari berhala! Dan sudah
dikeramatkan sejak zaman dahulu kala. Menurut saya Al hajarul aswad
bukan hanya lambang, tapi adalah hakikat dan representasi yang nampak
dari Allah itu sendiri. Ingatlah Allah itu adalah Dzat. Al hajarul
aswad dan Allah TAK MUNGKIN DIPISAHKAN.

Dalam beberapa sejarah kaum Jahiliah yang saya baca jauh sebelum
Islam ada,bangsa Arab penyembah berhala melakukan ritual agama yang
sama dengan yang dilakukan umat Islam sekarang dengan cara sedikit
berlainan.

1.Ritual Sa'i :

Melakukan sa'i adalah melakukan perjalanan antara bu-kit shafa dan
Marwah,yaitu 2 tempat yang letaknya di-sekitar Kabah dan jarak antara
bukit Shafa dan Marwah tidak berjauhan. Perjalanan ini dilakukan
pulang pergi sebanyak tujuh kali dalam rangka penyembahan berhala
yang ada dibukit Shafa maupun Marwah. Hal ini terungkap dalam
QS.2:158 :

"Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebahagian dari pada syiar
Allah.Maka barangsiapa yang haji ke Baitu-llah atau umrah,maka "TIDAK
SALAH" baginya mengerjakan sa'i antara keduanya.........dst

Dalam catatan kaki tafsirnya sbb:
Pada masa jahiliyah orang-orang musyrik melakukan upa-cara ibadah
dibukit Shafa dan Marwah untuk menyembah berhala. Orang-orang Islam
kurang enak melakukan sa'i ditempat bekas pemujaan berhala. Maka
datanglah firman yang menjelaskan "TIDAK SALAH".

2.Ritual melakukan thawaf

Selain ritual sa'i, meraka juga melakukan ritual Thawaf, yaitu ritual
mengelilingi Kabah sebelumnya mencium
batu hitam "Hajar Aswad" yang terletak disalah satu sudut Kabah.
Jumlah mengelilingi Kabah tersebut tujuh kali, berjalan keliling
dengan setiap kali mencium batu Hajar Aswad. Pada waktu melakukan
perjalanan keliling tersebut maka para pelakunya berada dalam keadaan
telanjang bulat tanpa busana sambil bertepuk tangan.

Hal ini terungkap dalam HSB no.843 Dari Abu Hurairah
r.a.,katanya;"Abu Bakar Siddik di-tugaskan oleh Rasulullah saw
sebelum haji Wada' untuk memimpin satu kaum pada hari Nahar melakukan
haji, ke-mudian memberitahukan kepada orang banyak, suatu pem-
beritahuan :"Ketahuilah !! Sesudah tahun ini orang-orang musyrik
tidak bolah lagi haji, dan tidak boleh Thawaf di Kabah dalam keadaan
telanjang "

Catatan kaki dalam tafsir :
Sebelum Islam, orang-orang musyrik Arab telah melakukan juga
pekerjaan haji menurut cara mereka sendiri, antara lain ialah Thawaf
di Kabah dalam keadaan telanjang dan sambil bertepuk tangan.

3.Ritual melakukan Haji

Sebagaimana telah diketahui pada jaman jahiliyah agama bangsa Arab
adalah agama Polytheisme, yaitu menyembah 360 dewa, dimana patung-
patung dewa tersebut dipusatkan disekitar Kabah mekah. Paling tidak
setahun sekali dilakukan penyembahan serentak terhadap patung-patung
berhala dengan menggabungkan upacara ibadah yang ada yaitu sa'i dan
thawaf, upacara penyembahan seluruh patung-patung yang ada termasuk
Isaf dan Nailat yang ada di sumur air Zam-Zam. Kesemuanya ini
mencakup upacara ibadah melakukan haji.

Kesimpulan: Ibadah Haji yang sekarang dilakukan umat Muslim adalah
tradisi kaum jahiliyah yang diteruskan oleh Muhammad, seperti halnya
tradisi Hindu yang sampai sekarang masih dilakukan oleh umat Islam
dijawa. (Tujuh bulanan, empat puluh hari, selamatan, ritual
pernikahan dll) Muhammad hanya meneruskan tradisi kaum jahiliyah,
demi memuluskan dakwahnya.

Hajar Aswad sebenarnya adalah batu meteor yang jatuh kebumi dan
disembah oleh kaum jahiliyah sebagai berhala, sekarang diciumi umat
Islam sewaktu melakukan thawaf dan sambil mengucap "Ya Allah kami
datang memenuhi panggilan-Mu". Batu hitam tersebut diyakini berbau
harum, yang mungkin berasal dari bau jigong para umat yang mencium
batu hitam itu.

9 komentar:

  1. Anda tau, siapa pendiri Ka'bah di kota Mecca..?? Abraham dan putranya Ismael, merekalah orang-orang yang mendirikan Ka'bah di Mecca. Ketika Muslim ditanya dimana keberadaan Tuhan, umat Islam akan berkata, di Arasy, dilangit ke -7, bukan dibumi. Mengapa Muslim ketika sembahyang menghadap ke Kabbah..?? Karena sesungguhnya keberadaan Tuhan ada di Langit, dan untuk memudahkan beribadah kepada Tuhan, maka Abraham mendirikan Ka'bah, sebagai acuan penyembahan Tuhan di bumi.
    Tidak seperti kaum Paganis Kristen, yang mendirikan Gereja, serampangan, acak2an, tidak beraturan, tidak jelas menghadap ke arah mana.

    Bagaimana bentuk wujud fisik Tuhan..?? Tidak sama dengan mahlukNya, Maha Suci, Maha Tinggi, Maha Besar, Maha Mulia dan Maha Perkasa... Tidak Seperti Kaum Paganis Kristen yang menyembah IBLIS BERKOLOR Dekil dan Bau.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. jd kenapa abraham tidak menyembah kabah?..ada buktinya abraham yang mendirikan kaabah?..ada dlm alquran atau enggak?....kalau ada apa surahnya?...kenapa perlu menyembah batu hitam?..kenapa perlu mencium batu yang bisa didapati di mana shaja...anda bilang fisik Tuhan tidak sma dengan makhluk ciptaanya?....siapa anda untuk menafikan kekuatan Tuhan. Dia bisa wujud dalam apa sahaja bentuk yang Dia inginkan....

      Hapus
    2. itu salah satu perintah ALLAH S.W.T
      jika thewhitedeath hayha disuruh kekasih yang anda cintai untuk mengambil setangkai bunga maka apa yang akan anda lakukan untuk membuktikan cinta anda terhadap pasangan anda?
      banyak pengakuan di antara kitab2 suci sebelum al-qur'an dan tentang perintah nabi2nya bahwa pengakuan ALLAH sebagai tuhan yang maha esa dan perintah untuk menyembahnya serta mengagungkan namanya..
      jika anak kecil dibawah umur beragama non muslim ditanya apa itu(tunjuk patung yesus) mereka menjawab yesus kristus,dan ditanya kembali siapa itu yesus kristus maka anak kecil itu akan menjabaw tuhan,.
      beda halnya dengan anak kecil muslim ketika di tanya apa itu hajar aswad? mereka akan menjawab tidak tahu,lalu ketika kita menyanyakan siapa itu ALLAH, mereka akan menjawab TUHAN semesta alam pencipta alam sejagat raya ini beserta isi nya..

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. Tuhan kalian tuh tolong kasih celana gieh.Kasian tuh meriang ntar kedinginan di salib...

    BalasHapus
  4. Alhamdulilah saya tidak mendapat hidayah dari Awlohnya Muhammad.........Alhamdulilah

    BalasHapus
  5. Hehehe..... pandai berkalam...takpalah.... kamu dengan agama kamu, dan kami dengan agama kami.. kalau salah. salah lah bagi kamu, dan kalau betul betullah bagi kamu ya dak.... Semoga Allah menunjukkan kita kebenaran....kenapa tidak disebut menegenai arak? sebelum Muhammad mmg arak itu halal.. tetapi selepas Muhammad diutuskan, Allah mengharamkan arak... dan Islam dibawa oleh Muhammad,,, syariat Solat,Puasa, Haji dan itu dibawa oleh Muhammad... melalui perintahnya Allah... kaji sehabis-habisnya... jangan kaji separuh jalan dan terus menghukum dan menghentam ya dak... Jika saya salah minta Allah menunjukkan kebenaran kepada saya dan semua insya Allah... Amin Ya Rabbal A`lamin..

    BalasHapus
  6. ISLAM PENYEMBAH KONTOL,BEGO,BRENGSEK,KALO KALIAN UDAH MATI BARU NYADAR KALO ISLAM ITU GK PERNAH ADA
    ISLAM!!!! FUCK!!!!

    OH IYA KA'BAH KALIAN ITU BENTUKNYA KAYA KOTAK SAMPAH

    BalasHapus
  7. Justru agama u penyembah kontol itu,, sebenarnya tuhan u itu gk pake kolor.. karena malu pembuat patungnya ,, jadi di pakein kolor..

    BalasHapus